Saya biasa membeli barang untuk setiap kamar hotel atau setiap tempat tinggal saya agar terasa seperti di rumah sendiri.
(I used to buy things for every hotel room or every place I lived in to make it feel like home.)
Kutipan ini menyoroti keinginan universal untuk menciptakan rasa nyaman dan memiliki di lingkungan baru. Banyak orang melekatkan nilai sentimental pada harta benda, menggunakannya sebagai jangkar yang mengubah ruang sementara menjadi tempat berlindung pribadi. Hal ini mencerminkan bagaimana kebiasaan individu dapat berfungsi sebagai mekanisme untuk mengatasi perubahan dan ketidakpastian. Tindakan membawa barang-barang yang familier atau membeli benda-benda yang bermakna dapat secara signifikan mempengaruhi kesejahteraan emosional seseorang, membuat lingkungan asing terasa lebih aman dan seperti di rumah sendiri. Ini adalah pengingat akan pentingnya ruang pribadi dan betapa kecilnya pilihan yang disengaja dapat berdampak besar pada rasa aman dan kebahagiaan kita dalam berbagai situasi kehidupan.
---Essie Davis---