Aku telah menulis banyak tentang perjumpaanku dengan cinta. Ini adalah hal yang tidak masuk akal dalam hal penulisan lagu karena lagu-lagu cinta sangat dangkal, dan pengalamanku dengan cinta sama sekali tidak seperti itu.
(I've been writing a lot about my encounter with love. Which is the white stag as far as songwriting is concerned because love songs are so banal, and my experience with love is anything but that.)
Kutipan ini menyoroti kompleksitas dan keaslian pengalaman pribadi dengan cinta dibandingkan dengan lagu-lagu cinta yang klise dan umum. Hal ini menunjukkan bahwa pertemuan sejati dengan cinta jarang terjadi, berharga, dan sulit dipahami—seperti rusa putih yang sulit ditangkap. Sang seniman menekankan bahwa perasaan sebenarnya tidak dapat dengan mudah direduksi menjadi formula dangkal yang sering ditemukan dalam musik populer, sehingga menginspirasi keinginan untuk mengeksplorasi dan menggambarkan cinta dalam bentuknya yang lebih bernuansa dan jujur. Hal ini mendorong para pencipta untuk mencari kebenaran yang lebih dalam dalam karya seni mereka daripada hanya puas dengan representasi yang dangkal.