Saya kuliah dengan beasiswa piano klasik. Nenek saya menyuruh saya berlatih satu jam penuh sehari. Setiap hari. Pria. Saya pikir yang dia inginkan hanyalah agar saya tidak bersenang-senang. Hal berikutnya yang Anda tahu, Anda memiliki karier di bidang musik. Sekarang, tidak semua orang akan menjadi Mozart atau Michael Jackson. Tapi musik membuat Anda lebih pintar.
(I went to college on a classical piano scholarship. My grandmother made me practice one full hour a day. Every day. Man. I thought all she wanted was for me not to have any fun. Next thing you know, you have a career in music. Now, not everybody's going to go on and be Mozart or Michael Jackson. But music makes you smarter.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya dedikasi yang konsisten dan nilai praktik disiplin yang sering diremehkan. Hal ini menunjukkan betapa upaya kecil dan disiplin—seperti latihan sehari-hari—dapat terakumulasi menjadi pencapaian yang signifikan, meskipun pada awalnya hal tersebut tampak membosankan atau membatasi. Refleksi tersebut mengingatkan kita bahwa mengejar passion, khususnya dalam seni seperti musik, membutuhkan ketahanan dan ketekunan. Selain itu, hal ini menekankan bahwa meskipun tidak semua orang dapat mencapai ketenaran yang ikonik, terlibat dengan musik dapat memperkaya kecerdasan dan kedalaman emosional. Hal ini mendorong kita untuk menghargai perjalanan pembelajaran dan bagaimana disiplin dapat menghasilkan kesuksesan dan pertumbuhan pribadi yang tidak terduga.