Jujur saja, dan saya tidak malu mengatakan bahwa setelah 'Kai Po Che!', saya tidak mendapat peluang. Beberapa orang tidak mengerti apa yang harus diberikan kepada saya, dan beberapa orang berusaha keras untuk tidak memberi saya pekerjaan.
(I will be honest, and I have no shame in saying that after 'Kai Po Che!', I did not get chances. Some people didn't understand what to give me, and some people went out of the way to not give me work.)
Kutipan ini menyoroti kenyataan menghadapi tantangan dalam industri hiburan, di mana bakat saja tidak selalu menjamin peluang. Kejujuran pembicara tentang kurangnya peluang pasca-sukses menggarisbawahi hambatan yang mungkin dihadapi seniman karena kesalahpahaman atau pengucilan yang disengaja. Hal ini menyoroti pentingnya ketahanan dan dinamika pengakuan yang kompleks, menekankan bahwa ketekunan sangat penting bahkan dalam menghadapi kemunduran. Transparansi seperti ini menumbuhkan empati dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai perjuangan para seniman di balik layar.