Jika orang merasa disesatkan dengan 'It Comes at Night', mereka harus tahu bahwa pemasaran di sini sengaja menyesatkan Anda dengan cara yang jujur, karena kami tidak menyembunyikan apa yang tidak ada: kami menyembunyikan apa yang ada di sana.
(If people felt that they were misled with 'It Comes at Night,' they should know that the marketing here is deliberately misleading you in an honest way, in that we're not hiding what isn't there: we're hiding what is there.)
Kutipan ini menyoroti hubungan kompleks antara pemasaran dan persepsi audiens. Hal ini menggarisbawahi gagasan bahwa transparansi dalam promosi dapat menjadi suatu bentuk pengaruh—di mana kejujuran pun memiliki tujuan strategis. Terkadang, menyembunyikan detail tertentu dapat membentuk ekspektasi penonton agar sejalan dengan visi pembuat konten. Hal ini menimbulkan pertanyaan penting tentang kejujuran dalam periklanan dan etika mengarahkan khalayak dengan kebenaran yang parsial, terutama di bidang seni dan hiburan. Taktik seperti itu dapat meningkatkan pengalaman atau menciptakan ekspektasi yang salah, baik disengaja maupun tidak.
---Ari Aster---