Pada manusia atau ikan, menggeliat adalah tanda inferioritas.
(In man or fish, wriggling is a sign of inferiority.)
Dalam "Moby Dick" Herman Melville, gagasan bahwa menggeliat menunjukkan inferioritas adalah pengamatan yang signifikan tentang perilaku, baik pada manusia atau makhluk seperti ikan. Gagasan ini menunjukkan bahwa mereka yang menunjukkan tindakan seperti itu mungkin tidak memiliki kekuatan atau kepercayaan diri, mengungkapkan komentar yang lebih dalam tentang sifat perjuangan dan kelangsungan hidup. Menggeliat, sebagai manifestasi fisik dari kelemahan, menimbulkan pertanyaan tentang nilai ketenangan dan ketegasan dalam menghadapi tantangan.
Kutipan mengundang pembaca untuk merefleksikan implikasi yang lebih luas tentang bagaimana kita memahami kekuatan dan kerentanan. Ini menunjukkan bahwa berjuang atau menunjukkan tanda -tanda kesusahan dapat diartikan sebagai kurangnya keunggulan. Perspektif ini tidak hanya berlaku untuk perjuangan fisik tetapi juga mental dan emosional, mendesak kita untuk mempertimbangkan cara -cara di mana kita menavigasi pertempuran kita sendiri dan bagaimana masyarakat menilai perilaku ini. Pada akhirnya, ini menantang pembaca untuk mengeksplorasi kompleksitas dominasi dan penyerahan di alam manusia dan hewan.