Memang tidak ada gunanya bagiku untuk memutuskan hubungan, tapi aku tidak akan duduk diam dan disalahkan ketika aku tidak pantas mendapatkannya.
(It doesn't help me to burn bridges, but I'm not going to sit back and be given blame when I don't deserve it.)
Kutipan ini menyoroti pendekatan yang seimbang terhadap konflik dan akuntabilitas. Meskipun menjaga hubungan itu penting untuk menghindari kerusakan yang tidak perlu, membela diri sendiri dan menolak kesalahan yang tidak beralasan juga sama pentingnya. Hal ini menekankan integritas pribadi—berhati-hati dalam menghadapi akhir cerita sekaligus menganjurkan keadilan dan pembelaan diri ketika dianiaya. Pola pikir seperti ini mendorong respons yang bijaksana terhadap konfrontasi, memprioritaskan penyelesaian daripada kehancuran, namun tidak mengorbankan keadilan pribadi.