Hal itu membuat Ender mendengarkan dengan lebih hati-hati apa yang dimaksud orang, bukan apa yang mereka katakan. Hal itu membuatnya bijaksana.
(It made Ender listen more carefully to what people meant, instead of what they said. It made him wise.)
Dalam "Ender's Game" oleh Orson Scott Card, tokoh protagonis, Ender Wiggin, mengalami transformasi mendalam dalam cara dia memandang komunikasi. Kutipan tersebut menyoroti bagaimana mendengarkan dengan cermat makna mendasar dari kata-kata seseorang dapat meningkatkan pemahaman dan kebijaksanaannya. Kemampuan untuk membedakan niat ini memungkinkan Ender untuk menavigasi interaksi dan konflik sosial yang kompleks dengan lebih efektif, sehingga memperkuat perannya sebagai pemimpin strategis.
Wawasan ini sangat penting untuk perkembangan Ender, karena hal ini menumbuhkan empati dan kesadarannya, keterampilan yang penting dalam pelatihan dan pertarungannya. Dengan berfokus pada makna percakapan yang lebih dalam, Ender tidak hanya mampu terhubung dengan orang lain pada tingkat yang lebih bermakna tetapi juga mengantisipasi tindakan dan reaksi mereka, memperkuat posisinya sebagai sosok yang cerdas dan penuh kasih sayang dalam lingkungan yang penuh tantangan.