Saat itu bulan November—bulan dengan matahari terbenam yang berwarna merah tua, kicauan burung, himne laut yang dalam dan sedih, nyanyian angin yang penuh gairah di pepohonan pinus.
(It was November-the month of crimson sunsets, parting birds, deep, sad hymns of the sea, passionate wind-songs in the pines.)
Pada bulan November, alam menampilkan beragam warna dan suara, saat matahari terbenam bersinar dengan warna merah tua, menandakan peralihan ke musim dingin. Bulan ini membawa rasa perpisahan, dengan burung-burung bermigrasi menjauh dan laut menggemakan melodi melankolis. Suasananya dipenuhi dengan nada-nada yang bersemangat namun sedih yang dibawa oleh angin melalui pepohonan pinus, menambah kedalaman emosional pada lanskap.
Pengalaman di bulan November membangkitkan refleksi tajam tentang perubahan dan pahit manisnya perpisahan. Keindahan musim ini terjalin dengan perasaan kehilangan, karena lingkungan dan makhluk di dalamnya bersiap menghadapi bulan-bulan dingin yang akan datang. Ia menangkap rasa kerinduan yang menggema mendalam di hati, mengingatkan salah satu momen singkat dalam hidup.