Organisasi media sering kali dikritik karena pendekatannya yang tidak berperasaan terhadap berita. Berita yang merusak reputasi seseorang muncul di halaman depan dengan cepat - dan banyak orang akan mengatakan lebih cepat lagi - seperti halnya berita yang meningkatkannya.
(Media organizations are frequently criticized for a heartless approach to the news. Stories that are damaging to a person's reputation make the front page just as quickly - and many would say even more quickly - as stories that enhance it.)
Kutipan ini menyoroti kenyataan pahit jurnalisme modern. Fokus media pada berita yang sensasional atau merusak dapat menutupi pemberitaan yang positif atau konstruktif, yang mencerminkan kecenderungan untuk meningkatkan jumlah pembaca dengan mengorbankan pemberitaan yang bertanggung jawab. Hal ini mendorong kita untuk mempertimbangkan tanggung jawab etis pers dan dampak liputannya terhadap kehidupan individu dan masyarakat secara keseluruhan. Mencapai keseimbangan antara memberikan informasi kepada publik dan menjaga integritas moral masih menjadi tantangan besar dalam dunia media.