Pria selalu tampil cerdas dengan setelan jas yang pas dan dirancang khusus. Sebaliknya, mereka bisa terlihat sangat tampan dengan celana jins yang dipadukan dengan jumper kasmir atau jaket kulit usang atau bahkan hanya kaus katun.
(Men always look smart in a well-fitted, tailored suit. Conversely, they can be incredibly handsome in jeans combined with a cashmere jumper or a beaten-up leather jacket or even just a cotton T-shirt.)
Kutipan ini menyoroti beragam cara pria memancarkan gaya dan daya tarik melalui pilihan pakaian yang berbeda. Hal ini menekankan bahwa meskipun setelan jas melambangkan kecanggihan, pakaian kasual seperti jeans, jumper, jaket kulit, dan T-shirt memiliki daya tarik dan daya tarik tersendiri. Pesan tersebut mendorong apresiasi terhadap berbagai ekspresi fesyen, mengingatkan kita bahwa gaya tidak terbatas pada pakaian formal tetapi juga mencakup kenyamanan dan individualitas. Ini merayakan keserbagunaan gaya pribadi dan gagasan bahwa kepercayaan diri dan kepribadian memainkan peran penting dalam penampilan, apa pun jenis pakaiannya.