Uang mempunyai cara untuk mengalahkan musuh terberat sekalipun seiring berjalannya waktu.
(Money has a way of trumping even the gravest of enemies over time.)
Kutipan ini menyoroti pengaruh kuat kekayaan dalam menyelesaikan konflik dan mengatasi hambatan. Hal ini menunjukkan bahwa sumber daya keuangan dapat secara efektif berfungsi sebagai alat untuk menetralisir ancaman atau musuh, terkadang lebih dapat diandalkan dibandingkan diplomasi atau kekuatan. Meskipun uang dapat membeli pengaruh dan mempengaruhi hasil, uang juga menimbulkan pertanyaan etis mengenai keadilan dan nilai keadilan yang sebenarnya. Gagasan ini menekankan bagaimana kekuatan ekonomi dapat membentuk hubungan dan konflik, yang sering kali menentukan jalannya peristiwa baik dalam konteks pribadi maupun masyarakat.