Musik adalah sebuah frekuensi, dan frekuensi saya, ketika saya mengeluarkannya, adalah getaran cinta. Tidak selalu menyedihkan. Seperti, 'Bulletproof' adalah lagu cinta. Itu adalah lagu cinta hitam. Aku membuatnya untuk rakyatku. Saya membuatnya untuk dunia, tapi saya membuatnya untuk masyarakat saya pada khususnya.

Musik adalah sebuah frekuensi, dan frekuensi saya, ketika saya mengeluarkannya, adalah getaran cinta. Tidak selalu menyedihkan. Seperti, 'Bulletproof' adalah lagu cinta. Itu adalah lagu cinta hitam. Aku membuatnya untuk rakyatku. Saya membuatnya untuk dunia, tapi saya membuatnya untuk masyarakat saya pada khususnya.


(Music is a frequency, and my frequency, when I put it out there, is on the love vibes. It's not always sappy. Like, 'Bulletproof' is a love song. It's a black love song. I made it for my people. I made it for the world, but I made it for my people in particular.)

📖 Raheem DeVaughn

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Pemusik

(0 Ulasan)

Perspektif Raheem DeVaughn tentang musik mengungkapkan pemahaman mendalam tentang kekuatannya untuk menyampaikan emosi dan identitas. Dengan mendeskripsikan musik sebagai 'frekuensi', ia menyoroti sifatnya yang tidak berwujud namun berdampak, mirip dengan getaran yang menyebar melalui ruang dan beresonansi dengan pendengar. Penekanannya pada getaran cinta menggarisbawahi bagaimana musik dapat menjadi media pesan-pesan positif, menyembuhkan, dan memberdayakan, terutama di komunitas yang sering mengalami tantangan sistemik. Penyebutan lagu seperti 'Bulletproof' sebagai lagu cinta orang kulit hitam menunjukkan pengakuan yang disengaja atas identitas dan kebanggaan budaya, menciptakan ruang di mana cinta dirayakan dalam konteks pengalaman orang kulit hitam. Pendekatan DeVaughn terhadap musik sebagai ekspresi pribadi dan kolektif menandakan bagaimana seni berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan individu dengan budaya, sejarah, dan komunitasnya sekaligus mengundang dunia yang lebih luas untuk mengambil bagian dalam hubungan tersebut. Gagasan bahwa musiknya diciptakan tidak hanya untuk penontonnya tetapi untuk masyarakatnya pada khususnya menekankan keaslian dan rasa tanggung jawab terhadap asal-usul seseorang. Ini mengingatkan kita bahwa musik lebih dari sekedar hiburan; ini adalah tindakan penegasan budaya dan diplomasi emosional. Dengan memilih kata-katanya secara hati-hati, DeVaughn mengajak pendengar untuk merasakan maksud di balik karyanya dan mengenali kekuatan pemersatu cinta yang tertanam dalam seni. Pada akhirnya, kutipan ini merangkum kemampuan musik untuk mengangkat semangat, memperkuat identitas, dan menumbuhkan rasa memiliki—berfungsi sebagai pengingat bahwa cinta, ketika diekspresikan melalui seni, dapat menjadi kekuatan revolusioner.

Page views
1,015
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.