Orang tuaku, keluargaku, itulah inspirasi terbesar dalam hidupku. Aku sudah berada di banyak titik gelap dalam hidupku, dan jika bukan karena mereka, aku tidak akan bisa keluar dari situ, tapi itulah mereka. Mereka mengikuti saya. Mereka meneriaki saya. Mereka berteriak padaku. Mereka mencintaiku.

Orang tuaku, keluargaku, itulah inspirasi terbesar dalam hidupku. Aku sudah berada di banyak titik gelap dalam hidupku, dan jika bukan karena mereka, aku tidak akan bisa keluar dari situ, tapi itulah mereka. Mereka mengikuti saya. Mereka meneriaki saya. Mereka berteriak padaku. Mereka mencintaiku.


(My parents, my family, that's the biggest inspiration in my life. I've been in a lot of dark spots in my life, and if it wasn't for them, I wouldn't be able to get out of it, but they are who they are. They followed me. They yelled at me. They screamed at me. They loved me.)

📖 J. R. Smith

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti pengaruh mendalam keluarga sebagai pilar kekuatan dan ketahanan. Hal ini menekankan bahwa meskipun menghadapi kesulitan dan kesalahpahaman—seperti teriakan atau teriakan—cinta tetap menjadi inti ikatan kekeluargaan. Pengakuan akan masa-masa kelam dan peran penting orang tua dalam memberikan inspirasi dan dukungan berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya cinta tanpa syarat dan ketekunan dalam hubungan keluarga. Ini menggambarkan emosi kompleks yang terlibat dalam pertumbuhan dan rasa syukur terhadap mereka yang membentuk kita melalui cinta dan kasih sayang yang kuat.

Page views
0
Pembaruan
Januari 06, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.