Di meja dapur, dia mengatur bahan -bahannya: kantong tepung, kotak gula, dua telur cokelat yang terletak di lekukan di antara ubin. Blok kuning mentega kabur di tepi. Semangkuk gelas kulit lemon yang dangkal. Saya melakukan tur ke barisan. Ini adalah minggu dari ulang tahun kesembilan saya, dan itu adalah hari yang panjang di sekolah pelajaran kursif, yang saya benci, dan taman bermain berteriak tentang penilaian titik, dan dapur yang diterangi matahari dan ibu saya yang bermata hangat adalah lengan yang disambut baik, terbuka. Aku mencelupkan jari ke dalam baggie lilin kristal-kristal gula-cokelat, gumam ya, tolong, ya.
(On the kitchen counter, she'd set out the ingredients: Flour bag, sugar box, two brown eggs nestled in the grooves between tiles. A yellow block of butter blurring at the edges. A shallow glass bowl of lemon peel. I toured the row. This was the week of my ninth birthday, and it had been a long day at school of cursive lessons, which I hated, and playground yelling about point scoring, and the sunlit kitchen and my warm-eyed mother were welcome arms, open. I dipped a finger into the wax baggie of brown-sugar crystals, murmured yes, please, yes.)
Bagian ini menggambarkan seorang anak kecil yang dengan bersemangat mengantisipasi ulang tahun mereka sambil menjelajahi bahan -bahan yang ditetapkan di meja dapur. Setiap item, dari tepung hingga mentega, memicu rasa keakraban dan kehangatan yang terkait dengan masakan ibu mereka. Anak itu merenungkan hari yang menantang di sekolah, kontras dengan kenyamanan yang ditemukan di ruang yang mengundang dapur, yang terasa seperti surga kegembiraan dan cinta.
Momen ini menangkap kepolosan masa kanak-kanak, ketika anak mereka menikmati godaan manis kristal-kristal gula coklat. Pengaturan bukan hanya tentang menyiapkan kue; Ini melambangkan ikatan pengasuhan antara anak dan ibu mereka, menawarkan pelarian singkat dari frustrasi sekolah dan kompleksitas tumbuh dewasa. Dapur menjadi tempat perlindungan yang penuh dengan kehangatan dan kasih sayang keibuan, memperdalam resonansi emosional ingatan.