Ketika orang tidak berada di sini secara fisik, maka secara rohani tetap ada. Kita masih terhubung, kita bisa berkomunikasi, kita bisa memberi dan menerima cinta dan pengampunan. Ada cinta setelah seseorang meninggal.

Ketika orang tidak berada di sini secara fisik, maka secara rohani tetap ada. Kita masih terhubung, kita bisa berkomunikasi, kita bisa memberi dan menerima cinta dan pengampunan. Ada cinta setelah seseorang meninggal.


(Once people are not here physically, the spiritual remains. We still connect, we can communicate, we can give and receive love and forgiveness. There is love after someone dies.)

πŸ“– Sandra Cisneros

🌍 Amerika  |  πŸ‘¨β€πŸ’Ό Pengarang

(0 Ulasan)

Kutipan ini berbicara secara mendalam tentang sifat abadi hubungan manusia di luar kehadiran fisik. Hal ini meyakinkan kita bahwa ikatan yang terbentuk dalam kehidupan – cinta, komunikasi, dan pengampunan – tetap ada bahkan setelah kematian. Gagasan bahwa esensi spiritual tetap ada, memungkinkan interaksi berkelanjutan, memberikan kenyamanan bagi mereka yang bergulat dengan kehilangan dan kesedihan. Hal ini menantang persepsi yang sering kaku bahwa kematian memutuskan semua ikatan. Sebaliknya, hal ini menunjukkan sebuah kesinambungan, sebuah lanskap spiritual di mana emosi dan koneksi melampaui hal-hal yang nyata.

Dalam banyak hal, hal ini mencerminkan pengalaman umum manusia di mana kenangan dan perasaan terhadap mereka yang telah meninggal tetap hidup dan berpengaruh. Cinta, seperti yang digambarkan di sini, tidak terbatas pada dunia fisik atau temporal. Sebaliknya, ia digambarkan sebagai kekuatan abadi yang bertahan melampaui siklus hidup. Pandangan ini dapat menginspirasi masyarakat untuk menjaga harapan dan memupuk perdamaian dalam menghadapi kematian.

Lebih jauh lagi, kutipan tersebut membawa perhatian pada pengampunan, menyoroti bahwa rekonsiliasi dan penyembuhan emosional mungkin terjadi bahkan ketika sarana komunikasi tradisional sudah tidak ada lagi. Pengampunan menjadi pertukaran spiritual, membebaskan kedua belah pihak tanpa memandang batasan fisik.

Secara keseluruhan, kata-kata ini mendorong kita untuk merangkul pemahaman yang lebih luas dan inklusif tentang kehadiran dan hubungan. Mereka mendukung pemeliharaan hubungan internal dan spiritual sebagai bukti cinta dan kasih sayang yang berkelanjutan, mengingatkan kita bahwa esensi dari diri kita sendiri dan orang-orang yang kita sayangi terus bergema dan memperkaya kehidupan kita.

Page views
143
Pembaruan
Mei 28, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.