Orang-orang sangat patuh saat ini. Seolah-olah pemerintahan yang baik berarti ketika para politisi berbohong kepada kita demi kebaikan kita sendiri, demi kebaikan publik, dan pemerintahan yang buruk adalah ketika para politisi berbohong demi kepentingan egois mereka sendiri.

Orang-orang sangat patuh saat ini. Seolah-olah pemerintahan yang baik berarti ketika para politisi berbohong kepada kita demi kebaikan kita sendiri, demi kebaikan publik, dan pemerintahan yang buruk adalah ketika para politisi berbohong demi kepentingan egois mereka sendiri.


(People are so docile right now. It is almost as if good government means when the politicians lie to us for our own good, for the public good, and bad government is when politicians lie for their own selfish interests.)

📖 James Bovard

 |  👨‍💼 Pengarang

(0 Ulasan)

Kutipan dari James Bovard ini dengan tajam mengkritik hubungan kontemporer antara warga negara dan pemerintah, menyoroti rasa berpuas diri yang meresahkan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat telah menjadi terlalu patuh atau pasif, bahkan menerima penipuan selama hal tersebut dibingkai sebagai “kepentingan umum”. Situasi seperti ini menimbulkan tantangan etika dan politik yang besar. Gagasan bahwa “pemerintahan yang baik” didefinisikan oleh politisi yang berbohong “demi kebaikan kita sendiri” mencerminkan persepsi sinis terhadap pemerintahan dimana kepercayaan dan transparansi yang diharapkan dalam sistem demokrasi diyakini dikompromikan oleh sikap paternalistik. Hal ini menimbulkan pertanyaan seberapa besar penipuan harus ditoleransi jika hal tersebut dapat dibenarkan dan bermanfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.

Selain itu, perbedaan antara pemerintahan yang baik dan buruk menjadi kabur. Jika politisi yang berbohong demi kepentingan publik dianggap dapat diterima, bagaimana kita bisa meminta pertanggungjawaban mereka atau membedakan kepemimpinan yang tidak mementingkan diri sendiri dan egois? Kutipan ini mendorong refleksi kritis terhadap keseimbangan antara melindungi kesejahteraan masyarakat dan menjaga kejujuran, integritas, dan kepercayaan pada pemerintahan. Hal ini menggarisbawahi bahaya sikap pasif di kalangan masyarakat karena penerimaan yang tidak kritis dapat menyebabkan terkikisnya nilai-nilai demokrasi dan kebebasan. Wawasan Bovard mengajak kita untuk mengadvokasi transparansi dan kewaspadaan dalam perilaku politik, dengan menekankan bahwa penipuan, apa pun tujuannya, pada akhirnya berisiko merusak landasan keadilan dan demokrasi.

Page views
83
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.