Orang akan selalu memilih lebih banyak uang daripada lebih banyak seks.
(People will always choose more money over more sex.)
Kutipan ini menyoroti bagaimana insentif finansial sering kali lebih besar daripada keinginan pribadi atau intim dalam pengambilan keputusan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai sosial cenderung lebih mementingkan keuntungan finansial, mungkin dengan mengorbankan kepuasan emosional atau fisik. Meskipun motivasi setiap individu berbeda-beda, pernyataan ini menggarisbawahi kecenderungan umum yang berakar pada kelangsungan ekonomi, aspirasi, atau tekanan masyarakat. Secara pribadi, hal ini mendorong refleksi pada keseimbangan antara kekayaan materi dan pengalaman yang bermakna, menekankan perlunya mempertimbangkan apa yang benar-benar memberikan kepuasan di luar kesuksesan finansial.