Dia mendengar pa berteriak, Jangkrik Jiminy! Hujan kail dan gagang palu!
(She heard pa shouting,Jiminy crickets!It's raining fish-hooks and hammer handles!)
Dalam "On the Banks of Plum Creek," Laura Ingalls Wilder menggambarkan kehidupan sehari-hari dan petualangan keluarga Ingalls saat mereka menetap di dekat Plum Creek. Kisah ini menggambarkan kegembiraan dan perjuangan kehidupan pedesaan di abad ke-19, termasuk berbagai tantangan yang mereka hadapi dan ikatan kekeluargaan yang kuat yang membantu mereka mengatasi kesulitan tersebut. Salah satu momen yang tak terlupakan adalah ketika ayah Laura berseru, "Jiminy jangkrik! Hujan kail dan gagang palu!" Ekspresi aneh ini menyoroti kejutan dan kekacauan yang terjadi secara tiba-tiba, melambangkan sifat tak terduga dari kehidupan di padang rumput dan humor yang dapat ditemukan bahkan di masa-masa sulit.
Dalam "On the Banks of Plum Creek," Laura Ingalls Wilder menggambarkan kehidupan sehari-hari dan petualangan keluarga Ingalls saat mereka menetap di dekat Plum Creek. Kisah ini menggambarkan kegembiraan dan perjuangan kehidupan pedesaan di abad ke-19, termasuk berbagai tantangan yang mereka hadapi dan ikatan kekeluargaan yang kuat yang membantu mereka mengatasi kesulitan tersebut.
Salah satu momen yang tak terlupakan adalah ketika ayah Laura berseru, "Jiminy jangkrik! Hujan kail dan gagang palu!" Ekspresi aneh ini menyoroti kejutan dan kekacauan yang terjadi secara tiba-tiba, melambangkan sifat tak terduga dari kehidupan di padang rumput dan humor yang dapat ditemukan bahkan di masa-masa sulit.