Karena hidupku berubah-ubah dan impulsif, selalu mencari sesuatu yang tidak ada, dan kemudian kecewa, aku yakin aku memerlukan semua alasan yang bisa kubuat.
(Since my life has been wayward and impulsive, always a search for something that is not there, and then disillusionment, I believe I need all the excuses I can make.)
Kutipan ini mencerminkan pengakuan jujur atas kehidupan yang ditandai dengan ketidakpastian dan pencarian kepuasan atau makna yang terus menerus. Ini menyampaikan rasa kesadaran diri dan mungkin penyesalan, menunjukkan bahwa individu menyadari kecenderungan mereka untuk mencari validasi eksternal atau jawaban yang mungkin masih sulit dipahami. Penyebutan kekecewaan menyoroti kekecewaan berulang yang dapat menyertai upaya tersebut, sementara keyakinan akan perlunya alasan menekankan keinginan untuk memahami atau membenarkan pilihan dan keadaan seseorang. Secara keseluruhan, ini selaras dengan perjuangan manusia untuk menemukan tujuan dan menerima ketidaksempurnaan pribadi di tengah perjalanan yang penuh gejolak.