Berusahalah untuk menjadi otentik sepanjang waktu. Itulah filosofi hidup saya, yang juga berlaku dalam akting.
(Strive to be authentic all the time. That's sort of my philosophy on life, which applies to acting.)
Kutipan ini menekankan pentingnya keaslian dalam semua aspek kehidupan. Merangkul jati diri kita akan menumbuhkan kejujuran dan integritas, baik dalam interaksi sehari-hari atau dalam akting. Keaslian memungkinkan adanya hubungan yang tulus dengan orang lain dan meningkatkan kepuasan pribadi. Hidup secara otentik dapat menjadi sebuah tantangan di dunia yang penuh dengan topeng dan kepura-puraan, namun pada akhirnya, hal ini akan membawa pada kehidupan yang lebih bermakna dan memuaskan. Dengan menerapkan filosofi ini, seseorang tetap setia pada nilai-nilai dan kepribadiannya, yang pada gilirannya dapat menciptakan kinerja atau hubungan yang lebih menarik dan dapat dipercaya.