Itulah Bumi, pikirnya. Bukan sebuah bola bumi yang jaraknya ribuan kilometer, tapi sebuah hutan dengan danau yang bersinar, sebuah rumah yang tersembunyi di puncak bukit, tinggi di antara pepohonan, lereng berumput yang mengarah ke atas dari air, ikan-ikan melompat dan burung-burung beterbangan untuk memangsa serangga-serangga yang hidup di perbatasan antara air dan langit. Bumi selalu dipenuhi suara jangkrik, angin, dan burung. Dan suara seorang gadis, yang berbicara dengannya dari masa kecilnya yang jauh.

Itulah Bumi, pikirnya. Bukan sebuah bola bumi yang jaraknya ribuan kilometer, tapi sebuah hutan dengan danau yang bersinar, sebuah rumah yang tersembunyi di puncak bukit, tinggi di antara pepohonan, lereng berumput yang mengarah ke atas dari air, ikan-ikan melompat dan burung-burung beterbangan untuk memangsa serangga-serangga yang hidup di perbatasan antara air dan langit. Bumi selalu dipenuhi suara jangkrik, angin, dan burung. Dan suara seorang gadis, yang berbicara dengannya dari masa kecilnya yang jauh.


(That is the Earth, he thought. Not a globe thousands of kilometers around, but a forest with a shining lake, a house hidden at the crest of the hill, high in the trees, a grassy slope leading upward from the water, fish leaping and birds strafing to take the bugs that lived at the border between water and sky. Earth was the constant noise of crickets and winds and birds. And the voice of one girl, who spoke to him out of his far-off childhood.)

πŸ“– Orson Scott Card

🌍 Amerika  |  πŸ‘¨β€πŸ’Ό Penulis

πŸŽ‚ August 24, 1951
(0 Ulasan)

Tokoh protagonis merefleksikan Bumi bukan sebagai bola bumi yang sangat besar, melainkan sebagai lanskap yang hidup dan intim. Ia membayangkan suasana tenang lengkap dengan hutan, danau berkilauan, dan rumah kuno yang terletak di antara pepohonan, menonjolkan keindahan dan kesederhanaan alam. Deskripsinya membangkitkan gambaran kehidupan dengan ikan yang melompat di air dan burung yang terbang di udara mengejar serangga, menggambarkan dunia yang penuh dengan vitalitas dan harmoni.

Hubungan dengan Bumi ini bergema dengan suara jangkrik, angin, dan burung, menciptakan simfoni kehidupan alam. Itu mengingatkannya pada seorang gadis dari masa kecilnya, menunjukkan nostalgia dan kerinduan akan kepolosan dan kegembiraan di masa-masa sederhana itu. Detail perumpamaan dan sensoriknya melukiskan gambaran dunia yang bukan hanya sekedar tempat fisik, namun juga dunia kenangan dan emosi yang terikat dengan masa lalunya.

Page views
146
Pembaruan
Oktober 31, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.