Penambahan romansa dalam buku-buku saya atau misteri pada romansa sejarah adalah sausnya, bukan angsanya.
(The addition of romance in my books or mystery to a historical romance is the sauce, not the goose.)
Kutipan ini menyoroti pentingnya elemen inti dalam bercerita. Kisah romantis dan misteri dideskripsikan sebagai 'saus'—penyempurnaan yang memperkaya narasi utama—dan bukan 'angsa' mendasar, atau plot utama. Hal ini menekankan bahwa elemen-elemen ini harus melengkapi, bukan mengesampingkan, cerita utama. Penulis bertujuan untuk menciptakan fondasi yang menarik, yang di atasnya ditambahkan bumbu-bumbu menyenangkan seperti romansa dan misteri untuk menciptakan narasi yang lebih menarik dan beraroma. Perspektif ini menggarisbawahi pentingnya keseimbangan, memastikan bahwa unsur-unsur tambahan mendukung cerita utama dan bukan menutupinya.
---Deanna Raybourn---