Kisah nyata tentang bagaimana suamiku, Stephen, dan aku bertukar kata 'Aku cinta kamu' pertama kami - yang dicatat dalam memoarku tahun 2012 'Brain on Fire' - terjadi jauh di dalam episode psikotik halusinasi di luar restoran Maplewood, NJ, yang ramai.

Kisah nyata tentang bagaimana suamiku, Stephen, dan aku bertukar kata 'Aku cinta kamu' pertama kami - yang dicatat dalam memoarku tahun 2012 'Brain on Fire' - terjadi jauh di dalam episode psikotik halusinasi di luar restoran Maplewood, NJ, yang ramai.


(The true story of how my husband, Stephen, and I exchanged our first 'I love you's' - chronicled in my 2012 memoir 'Brain on Fire' - occurred deep in a hallucinatory psychotic episode outside a crowded Maplewood, NJ, restaurant.)

📖 Susannah Cahalan

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti sifat pengalaman manusia yang tidak dapat diprediksi dan seringkali tidak nyata, terutama yang melibatkan kesehatan mental dan hubungan emosional. Pengungkapan bahwa momen mendalam seperti pengakuan cinta terjadi di tengah episode psikotik halusinasi menggambarkan betapa keadaan yang kuat dan tak terduga dapat membentuk ingatan kita yang paling bermakna. Hal ini juga menggarisbawahi ketahanan cinta, bertahan bahkan dalam kekacauan dan kekacauan mental. Kisah ini berfungsi sebagai pengingat akan kompleksitas perjuangan kesehatan mental dan pentingnya pengertian dan kasih sayang. Hal ini mengundang refleksi tentang bagaimana persepsi kita bisa menyimpang namun tetap mengarah pada pencapaian emosional yang otentik.

Page views
0
Pembaruan
Januari 14, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.