Tidak ada pekerjaan yang lebih sulit daripada mengasuh anak. Tidak ada hubungan manusia yang memiliki potensi pencapaian besar dan kehancuran yang begitu besar, dan meskipun semua ahli telah menulis tentang hal ini, tidak ada seorang pun yang tahu sedikit pun apakah suatu keputusan akan tepat atau terbaik atau bahkan tidak buruk bagi anak tertentu. Ini adalah pekerjaan yang tidak bisa dilakukan dengan benar.
(There is no harder job than parenting. There is no human relationship with such potential for great achievement and awful destructiveness, and despite all the experts who write about it, no one has the slightest idea whether any decision will be right or best or even not-horrible for any particular child. It is a job that simply cannot be done right.)
Mengasuh anak sering digambarkan sebagai salah satu peran paling menantang yang dapat dilakukan seseorang. Ini adalah hubungan unik yang memiliki kemungkinan hasil positif yang signifikan dan konsekuensi negatif yang parah. Meskipun banyak sekali literatur ahli yang tersedia, masih terdapat ketidakpastian dalam menentukan pilihan yang tepat bagi setiap anak. Setiap keputusan dapat berfluktuasi antara menguntungkan dan merugikan, menyoroti kompleksitas dalam membesarkan anak.
Gagasan bahwa mengasuh anak adalah tugas yang tidak akan pernah bisa dilaksanakan dengan sempurna menunjukkan tingkat kerendahan hati yang mendalam yang dibutuhkan oleh orang tua. Perkembangan anak yang tidak dapat diprediksi menyebabkan tindakan yang memiliki niat baik pun dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. Hal ini mencerminkan tema yang lebih luas dalam "Ender in Exile" karya Orson Scott Card yang menekankan bahwa meskipun orang tua berusaha melakukan yang terbaik, mereka harus menerima bahwa kesempurnaan tidak dapat dicapai dalam perjalanan mengasuh anak.