Tidak ada kejutan yang lebih ajaib daripada kejutan saat dicintai: Ini adalah jari Tuhan di bahu manusia.

Tidak ada kejutan yang lebih ajaib daripada kejutan saat dicintai: Ini adalah jari Tuhan di bahu manusia.


(There is no surprise more magical than the surprise of being loved: It is God's finger on man's shoulder.)

(0 Ulasan)

Kutipan tersebut menangkap perasaan yang mendalam dan hampir transenden dari dicintai dengan tulus. Cinta memiliki kekuatan luar biasa untuk menimbulkan kekaguman dan keheranan, sering kali membuat individu merasa tidak percaya bahwa kehangatan dan hubungan seperti itu bisa begitu nyata dan murni. Saat kita merasakan cinta, baik itu cinta diri sendiri, cinta romantis, atau cinta tanpa syarat dari keluarga dan teman, sering kali kita merasa seolah-olah alam semesta telah berkonspirasi untuk mengungkap keajaiban tersembunyi yang mengubah perspektif kita dan memperkaya keberadaan kita. Perbandingan dengan "jari Tuhan di bahu manusia" mengangkat perasaan lebih dari sekadar emosi, menunjukkan interaksi ilahi—sentuhan lembut dari Yang Ilahi yang meyakinkan kita bahwa kita dihargai, dilihat, dan diperhatikan dalam skema besar kehidupan. Sentuhan ilahi ini, yang diungkapkan melalui cinta, bertindak sebagai jaminan bahwa di tengah ketidakpastian dan kesulitan hidup, tetap ada sumber kenyamanan dan rahmat. Hal ini mengajak kita untuk mempertimbangkan keterlibatan intim Tuhan dalam pengalaman hidup kita, di mana cinta menjadi anugerah sakral yang menghubungkan kita dengan kekuatan yang lebih tinggi. Saat-saat dicintai seperti itu dapat mengubah kita secara mendasar, menumbuhkan rasa syukur, kerendahan hati, dan tujuan yang lebih dalam. Mereka mengingatkan kita bahwa cinta bukan sekedar emosi tetapi sebuah orkestrasi ilahi, cerminan kehadiran ilahi yang membimbing dan memberkati kita dengan harapan, keindahan, dan makna. Merangkul keajaiban ini mendorong kita untuk menghargai hubungan kita lebih dalam dan memandang cinta bukan hanya sebagai aspek kehidupan biasa namun sebagai mukjizat ilahi—pengingat lembut akan kebaikan abadi.

Page views
104
Pembaruan
Juli 11, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.