Ada perbedaan antara bintang pop dan artis. Bintang pop harus selalu sempurna; seorang artis kadang-kadang diperbolehkan untuk menghisap. Dan saya menempatkan diri saya dalam kategori itu karena terkadang saya payah. Saya tidak berusaha menyenangkan massa. Itu tidak akan terjadi, jadi saya tidak mencobanya.
(There's a difference between a pop star and an artist. Pop stars have to be perfect all the time; an artist is allowed, on occasion, to suck. And I put myself in that category because I sometimes suck. I'm not trying to please the masses. It's not going to happen, so I don't try.)
Kutipan ini menyoroti perbedaan antara popularitas dan integritas artistik. Ini merayakan ketidaksempurnaan sebagai bagian dari kreativitas sejati, menekankan bahwa seni sejati melibatkan penerimaan kekurangan dan keaslian pribadi daripada kesempurnaan terus-menerus. Kelis menggarisbawahi pentingnya tetap setia pada diri sendiri daripada menyerah pada harapan masyarakat akan persetujuan massa, memberikan ruang untuk pertumbuhan, eksperimen, dan kerentanan dalam seni.