Untuk menggarap kebun anggur, Anda memerlukan banyak nyali untuk melakukannya. Untuk pergi ke luar sana dan bekerja sepanjang tahun, Anda hampir merasa bahwa orang-orang ini berbicara kepada buah anggur. Anggur adalah gaya hidup, dan Anda dapat membicarakannya sejak lama. Itu adalah sebuah gairah, tapi itu bukan sesuatu yang bisa saya lakukan setiap hari.
(To work a vineyard, you need a lot of guts to do that. To go out there and work all year, you almost feel that these people talk to the grapes. Wine is a lifestyle, and you can talk about it for ages. It's a passion, but it's not something I can do on a daily basis.)
Kutipan ini menyoroti semangat dan ketahanan yang dibutuhkan untuk mendedikasikan diri pada pemeliharaan anggur. Perbandingan pekerjaan dengan percakapan dengan anggur menekankan hubungan yang mendalam dengan tanah dan kerajinan. Hal ini juga mengakui bahwa meskipun pembuatan anggur lebih dari sekedar pekerjaan—ini adalah gaya hidup yang penuh dengan gairah—namun mungkin tidak berkelanjutan sebagai aktivitas sehari-hari bagi semua orang. Investasi emosional terlihat jelas, menunjukkan betapa integralnya pekerjaan tersebut terhadap identitas dan pandangan dunia seseorang.