Valentine kembali ke kelas tanpa menjawab. Malam itu Demosthenes menerbitkan kecaman pedas terhadap undang-undang pembatasan populasi. Manusia harus diizinkan untuk memiliki anak sebanyak yang mereka inginkan, dan kelebihan populasi harus dikirim ke dunia lain, untuk menyebarkan umat manusia sejauh ini melintasi galaksi sehingga tidak ada bahaya, tidak ada invasi yang dapat mengancam umat manusia dengan pemusnahan. Gelar paling mulia yang bisa dimiliki setiap anak, tulis Demosthenes, adalah Gelar Ketiga.

Valentine kembali ke kelas tanpa menjawab. Malam itu Demosthenes menerbitkan kecaman pedas terhadap undang-undang pembatasan populasi. Manusia harus diizinkan untuk memiliki anak sebanyak yang mereka inginkan, dan kelebihan populasi harus dikirim ke dunia lain, untuk menyebarkan umat manusia sejauh ini melintasi galaksi sehingga tidak ada bahaya, tidak ada invasi yang dapat mengancam umat manusia dengan pemusnahan. Gelar paling mulia yang bisa dimiliki setiap anak, tulis Demosthenes, adalah Gelar Ketiga.


(Valentine went back to class without answering. That night Demosthenes published a scathing denunciation of the population limitation laws. People should be allowed to have as many children as they like, and the surplus population should be sent to other worlds, to spread mankind so far across the galaxy that no danger, no invasion could ever threaten the human race with annihilation. The most noble title any child can have, Demosthenes wrote, is Third.)

📖 Orson Scott Card

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Penulis

(0 Ulasan)

Valentine memilih untuk tidak menanggapi selama kelas, menunjukkan ketidakpuasan atau ketidaknyamanannya dengan topik yang sedang dibahas. Malamnya, dengan nama samarannya Demosthenes, dia mengeluarkan kritik keras terhadap undang-undang yang membatasi pertumbuhan penduduk saat ini. Argumennya berpusat pada keyakinan bahwa setiap orang harus bebas untuk memiliki anak sebanyak yang mereka inginkan, dan kelebihan populasi dapat dipindahkan ke planet lain. Ide ini berupaya menjamin kelangsungan hidup umat manusia dengan menyebarkan mereka ke seluruh galaksi.

Tulisan Valentine menekankan visi keselamatan dan ketahanan umat manusia. Menurutnya, dengan menghuni dunia lain, umat manusia dapat mengurangi risiko kehancuran akibat ancaman eksternal. Lebih lanjut, ia berargumentasi bahwa sebutan yang paling terhormat bagi setiap anak dalam masyarakat yang diperluas ini adalah “Ketiga,” sebuah gelar yang menandakan peluang-peluang baru di tengah luasnya ruang. Melalui kata-katanya, ia tidak hanya menantang norma-norma yang ada tetapi juga memberikan harapan masa depan bagi umat manusia.

Page views
402
Pembaruan
Oktober 30, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.