Perang pada dasarnya adalah sebuah katalog kesalahan besar.

Perang pada dasarnya adalah sebuah katalog kesalahan besar.


(War is mainly a catalogue of blunders.)

📖 Winston Churchill

🌍 Inggris

🎂 November 30, 1874  –  ⚰️ January 24, 1965
(0 Ulasan)

Kutipan dari Winston Churchill ini secara ringkas menggambarkan sifat peperangan yang seringkali tragis dan tidak masuk akal. Secara historis, konflik telah berulang kali menunjukkan bahwa banyak perang, meskipun memiliki konsekuensi yang menghancurkan, ditandai dengan kesalahan penilaian strategis, miskomunikasi, dan konsekuensi yang tidak diinginkan. Kesalahan-kesalahan seperti ini dapat meningkatkan konflik yang tidak perlu dan memperpanjang kekerasan, yang pada akhirnya menyebabkan korban jiwa dan sumber daya lebih besar dari yang diperlukan. Menyadari bahwa perang penuh dengan kesalahan mengalihkan fokus dari memandang perang sebagai upaya yang tak terhindarkan atau mulia menjadi memahami jebakan yang bisa dihindari. Hal ini mendorong para pemimpin dan negara-negara untuk mencari solusi diplomatik dan berhati-hati sebelum terjun ke dalam konflik, mengingat bahwa banyak tindakan agresi didasarkan pada kesalahan perhitungan atau penilaian yang buruk. Dalam konteks saat ini, perspektif ini masih sangat relevan. Peperangan modern, meski berteknologi maju, masih memiliki dampak buruk akibat kesalahan manusia—mulai dari kelemahan kecerdasan hingga kesalahan proses pengambilan keputusan. Kutipan tersebut juga mengundang refleksi mengenai pentingnya belajar dari kesalahan masa lalu, mendorong transparansi, dan mendorong hidup berdampingan secara damai untuk mencegah konflik menjadi tidak terkendali. Pada akhirnya, pengamatan Churchill menggarisbawahi bahwa perang sering kali disebabkan oleh ketidaksempurnaan dan kesalahan sifat manusia. Menyadari kesalahan-kesalahan ini memberikan peluang untuk memprioritaskan negosiasi dibandingkan kekerasan dan melakukan pendekatan hubungan internasional dengan kerendahan hati dan kemauan untuk menyelesaikan perbedaan melalui diplomasi dibandingkan konflik destruktif. Sikap seperti ini dapat menyelamatkan nyawa dan sumber daya, menjadikan pemahaman tentang perang sebagai serangkaian kesalahan besar sebagai wawasan penting bagi para pembuat kebijakan, ahli strategi militer, dan masyarakat.

Page views
44
Pembaruan
Juli 24, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.