Yang saya rindukan adalah dekat dengan alam - mengumpulkan air sendiri, menghasilkan listrik sendiri, dan mendapatkan makanan sendiri. Saya masih bermimpi melakukan hal itu bersama keluarga saya, meskipun itu hanya untuk eksperimen selama setahun, saya ingin sekali mencobanya.

Yang saya rindukan adalah dekat dengan alam - mengumpulkan air sendiri, menghasilkan listrik sendiri, dan mendapatkan makanan sendiri. Saya masih bermimpi melakukan hal itu bersama keluarga saya, meskipun itu hanya untuk eksperimen selama setahun, saya ingin sekali mencobanya.


(What I miss is being close to nature - collecting your own water and generating your own electricity, catching your own food. I still dream of doing that with my own family, even if it's just for a year-long experiment, I would love to have tried that.)

📖 Ben Fogle

🌍 Bahasa inggris  |  👨‍💼 Penulis

(0 Ulasan)

Kutipan tersebut melambangkan kerinduan akan cara hidup yang lebih sederhana dan mandiri yang terbenam dalam alam. Dalam masyarakat modern, kita sering kali terputus dari sumber sumber daya dan proses yang menopang kita. Nostalgia individu dalam mengumpulkan air, menghasilkan listrik secara mandiri, dan berburu atau mencari makan menunjukkan keinginan untuk terlibat langsung dengan lingkungan dan melepaskan diri dari ketergantungan pada teknologi. Gaya hidup seperti ini mendorong keberlanjutan, kemandirian, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang siklus alam. Hal ini juga menunjukkan kerinduan untuk terhubung kembali dengan keterampilan dasar, memupuk ketahanan dan rasa pencapaian yang mungkin hilang dari banyak kenyamanan modern.

Hidup dekat dengan alam dapat memberikan pelajaran mendalam tentang kesabaran, kecerdikan, dan rasa hormat terhadap lingkungan. Hal ini mendorong kesadaran terhadap konsumsi dan limbah, sehingga mendorong keberadaan yang lebih berkelanjutan. Keinginan untuk berbagi pengalaman ini dengan keluarga menunjukkan bahwa gaya hidup seperti itu bisa sangat mengikat, menciptakan kenangan bersama dan mengajarkan keterampilan hidup yang berharga lintas generasi.

Refleksi ini juga menyentuh pentingnya memperlambat, menghargai kekayaan alam, dan memahami dari mana sumber daya kita berasal. Ini merupakan pujian terhadap kesederhanaan, keaslian, dan keluar dari zona nyaman untuk menantang diri sendiri. Meskipun hal ini mungkin tidak praktis sebagai cara hidup permanen bagi banyak orang saat ini, bahkan penyelaman sementara pun menawarkan peluang untuk berkembang, perubahan perspektif, dan apresiasi yang lebih besar terhadap kompleksitas dan keindahan alam.

Aspirasi tersebut menyoroti keinginan masyarakat akan keaslian, kesadaran ekologis yang lebih besar, dan pencarian pengalaman sejati dalam kehidupan yang serba digital. Hal-hal tersebut mengingatkan kita akan pentingnya keseimbangan—mengintegrasikan kenyamanan modern dengan praktik berkelanjutan yang terinspirasi oleh cara nenek moyang kita—sebuah upaya yang dapat mengarah pada kesejahteraan ekologis dan kepuasan pribadi.

Page views
60
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.