Ketika saya tidak menyukai nama suatu tempat atau seseorang, saya selalu membayangkan nama baru dan selalu menganggapnya demikian. Anne dari Green Gables
(When I don't like the name of a place or a person I always imagine a new one and always think of them so. Anne of Green Gables)
Dalam "Anne of Green Gables", karakter Anne Shirley memiliki cara unik dalam menghadapi nama yang tidak menyenangkan. Ketika dia menemukan nama yang tidak menarik baginya, dia bebas membayangkan nama baru yang lebih menarik untuk tempat atau orang tersebut. Metode imajinatif ini memungkinkannya membentuk kembali persepsi dan pengalamannya secara positif, mencerminkan semangat kreatif dan keinginannya akan keindahan di sekitarnya.
Perspektif ini menyoroti kepribadian Anne yang kuat dan kemampuannya untuk menemukan kegembiraan dan keindahan dalam hidup, meskipun ada ketidaksempurnaan. Hal ini menggarisbawahi sifat imajinatif dan kekuatan transformatif kreativitasnya, saat ia berupaya menciptakan dunia yang sesuai dengan cita-citanya. Melalui lensa ini, pembaca melihat Anne bukan hanya sebagai seorang pemimpi tetapi sebagai seseorang yang aktif terlibat dengan lingkungannya untuk menyempurnakan realitasnya.