Seorang pasien Covid-19 yang mengalami penurunan saturasi oksigen secara signifikan tidak stabil. Adalah benar untuk memindahkannya ke rumah sakit untuk melihat tanda-tanda kerusakan jika ia memerlukan bantuan pernapasan lebih lanjut.

Seorang pasien Covid-19 yang mengalami penurunan saturasi oksigen secara signifikan tidak stabil. Adalah benar untuk memindahkannya ke rumah sakit untuk melihat tanda-tanda kerusakan jika ia memerlukan bantuan pernapasan lebih lanjut.


(A covid-19 patient who experiences a substantial drop in oxygen saturation is unstable. It was correct to transfer him to the hospital to watch for signs of deterioration in case he needs further respiratory support.)

📖 Leana S. Wen

🌍 Amerika

(0 Ulasan)

Kutipan ini menggarisbawahi aspek penting dalam penanganan kasus COVID-19 yang parah, yaitu pemantauan yang cermat dan intervensi yang tepat waktu. Saturasi oksigen, yang merupakan tanda penting pada penyakit pernapasan, mencerminkan seberapa baik oksigen diangkut ke jaringan tubuh. Pada pasien COVID-19, penurunan yang signifikan dapat menandakan penurunan fungsi paru-paru secara cepat, yang mencerminkan perkembangan penyakit yang berbahaya. Menyadari perubahan ini sebagai penanda ketidakstabilan menuntut penyedia layanan kesehatan untuk bertindak tegas untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Keputusan untuk memindahkan pasien tersebut ke rumah sakit bukan hanya sekedar prosedur tetapi penting untuk kelangsungan hidup. Rumah sakit dilengkapi dengan sumber daya dan personel khusus yang mampu memberikan dukungan pernapasan tingkat lanjut, seperti oksigen tambahan, ventilasi non-invasif, atau bahkan intubasi dan ventilasi mekanis jika diperlukan. Intervensi dini dapat mencegah perkembangan komplikasi yang lebih parah, termasuk sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS), yang seringkali berakibat fatal. Hal ini menyoroti pentingnya pemantauan berkelanjutan dan penyusunan rencana aksi dalam protokol pengobatan COVID-19. Selain itu, hal ini mencerminkan prinsip yang lebih luas dalam pengobatan yaitu perawatan proaktif – daripada menunggu terjadinya keadaan darurat, mengantisipasi potensi penurunan memungkinkan dilakukannya pengobatan tepat waktu yang dapat mengubah hasil secara signifikan. Kutipan tersebut juga berfungsi untuk mengedukasi pasien dan perawat tentang pentingnya saturasi oksigen sebagai ukuran yang patut dipantau, bahkan di luar lingkungan rumah sakit, melalui perangkat seperti oksimeter denyut. Memberdayakan individu dengan pengetahuan ini dapat mengarah pada pengenalan dini terhadap tanda-tanda peringatan dan konsultasi medis yang cepat, yang pada akhirnya dapat menyelamatkan nyawa.

---Leana S.Wen---

Page views
63
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.