Seorang novelis harus mengetahui apa yang akan disampaikan dalam bab terakhirnya dan dengan satu atau lain cara berupaya mencapai bab terakhir tersebut. ... Bagi saya ini sangat mendasar namun sepertinya itu adalah rahasia besar.

Seorang novelis harus mengetahui apa yang akan disampaikan dalam bab terakhirnya dan dengan satu atau lain cara berupaya mencapai bab terakhir tersebut. ... Bagi saya ini sangat mendasar namun sepertinya itu adalah rahasia besar.


(A novelist must know what his last chapter is going to say and one way or another work toward that last chapter. ... To me it is utterly basic yet it seems like it's a great secret.)

(0 Ulasan)

Kutipan dari Leon Uris ini menyoroti prinsip dasar dalam bercerita dan bahkan mungkin dalam kehidupan: pentingnya tujuan dan arah. Saat menyusun sebuah novel, mengetahui tujuannya—bab terakhir—tidak hanya memberikan koherensi cerita tetapi juga memastikan bahwa setiap bagian sebelumnya bermakna dan berkontribusi pada kesimpulan yang memuaskan. Pendekatan ini berlaku secara universal selain tulisan; memiliki tujuan atau visi yang jelas sangat penting untuk mencapai kesuksesan dalam upaya apa pun.

Seringkali, orang-orang menganggap akhir cerita sebagai sebuah misteri besar atau tujuan abstrak, namun Uris berpendapat bahwa hal itu sama sekali bukan misteri besar atau tujuan abstrak. 'Rahasia' bukanlah rahasia sama sekali; ini tentang kejelasan dan keteguhan hati dalam mengetahui di mana Anda ingin berakhir. Gagasan ini dapat memberdayakan: dengan menentukan tujuan, kita mengendalikan narasi kehidupan kita dan bekerja dengan penuh tujuan untuk mencapai hasil yang bermakna. Hal ini juga menumbuhkan disiplin, karena setiap langkah dibangun secara logis menuju kesimpulan.

Perspektif ini menantang gagasan romantis bahwa kreativitas dan spontanitas harus memandu keseluruhan perjalanan tanpa hasil yang telah ditentukan sebelumnya. Sebaliknya, teori ini berpendapat bahwa visi yang terstruktur akan meningkatkan kreativitas, bukan menghambatnya. Bagi penulis, hal ini berarti mengingat 'bab terakhir', yang memungkinkan jalinan alur naratif dan karakter dengan cara yang terasa disengaja dan memuaskan.

Pada akhirnya, kutipan ini mendorong kita untuk menerima kejelasan tidak hanya sebagai kebutuhan teknis dalam menulis tetapi sebagai strategi kehidupan yang mendalam. Hal ini mendorong kita untuk mengakui bahwa memulai sesuatu yang bermakna melibatkan pemahaman bagaimana kita ingin mengakhirinya, yang mengubah setiap langkah menjadi tindakan yang disengaja dan terarah.

Page views
52
Pembaruan
Mei 29, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.