Amerika adalah negara imigran, tetapi juga negara dengan penduduk yang tidak pernah beremigrasi. Khususnya, orang Amerika yang tinggal di luar Amerika Serikat tidak disebut sebagai emigran, melainkan 'ekspatriat'.
(America is a nation of immigrants, but it is also a nation of people who never emigrate. Notably, Americans living outside the United States are not called emigrants, but 'expats.')
Kutipan ini menyoroti identitas kompleks Amerika sebagai negara yang dibangun oleh para imigran dan negara yang warganya sering memilih untuk tetap terhubung dengan asal mereka dari luar negeri. Hal ini menggarisbawahi perbedaan antara emigran dan ekspatriat, yang mencerminkan persepsi budaya tentang mobilitas dan kesetiaan. Istilah 'ekspatriat' membangkitkan rasa keistimewaan dan pilihan, yang menunjukkan bahwa tetap berada di luar negeri adalah sebuah pilihan, sedangkan emigrasi mungkin memiliki konotasi yang lebih pasti. Perbedaan ini mengungkap dinamika sosial dan budaya yang mendasarinya, khususnya bagaimana identitas dan mobilitas nasional dipandang berbeda-beda, bergantung pada sudut pandang seseorang. Hal ini mendorong refleksi mengenai kepemilikan nasional, hak istimewa, dan sifat imigrasi yang berubah-ubah dalam masyarakat kontemporer.