Hewan, pada generasinya, lebih bijaksana daripada manusia; namun kebijaksanaan mereka terbatas pada beberapa hal tertentu, dan terletak pada pedoman yang sangat sempit.

Hewan, pada generasinya, lebih bijaksana daripada manusia; namun kebijaksanaan mereka terbatas pada beberapa hal tertentu, dan terletak pada pedoman yang sangat sempit.


(Animals, in their generation, are wiser than the sons of men; but their wisdom is confined to a few particulars, and lies in a very narrow compass.)

📖 Joseph Addison

🌍 Bahasa inggris  |  👨‍💼 Penulis

🎂 May 1, 1672  –  ⚰️ June 17, 1719
(0 Ulasan)

Kutipan ini mendorong refleksi mendalam tentang sifat kebijaksanaan pada berbagai makhluk hidup. Hal ini menunjukkan bahwa hewan memiliki bentuk kecerdasan bawaan yang melampaui manusia dalam aspek tertentu, mungkin dalam naluri, strategi bertahan hidup, dan pemahaman terhadap lingkungannya. Tidak seperti manusia, yang kebijaksanaannya seringkali luas, kompleks, dan abstrak, kebijaksanaan hewan sangat praktis dan terspesialisasi, sehingga memungkinkan mereka untuk berkembang sesuai dengan kondisi alaminya.

Gagasan tersebut sejalan dengan gagasan bahwa kebijaksanaan bukan semata-mata soal akumulasi pengetahuan atau kemampuan intelektual tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam dan keselarasan dengan lingkungan sekitar. Hewan, yang bekerja terutama melalui naluri dan persepsi yang cermat, mewujudkan bentuk kebijaksanaan ini secara efisien, seringkali tanpa beban menganalisis secara berlebihan atau memperumit tindakan mereka.

Namun, kutipan tersebut juga menggarisbawahi sebuah batasan: meskipun hewan mungkin unggul dalam hal-hal praktis tertentu, kebijaksanaan mereka terbatas pada kebutuhan spesifik mereka untuk bertahan hidup dan tidak mencakup bidang pemikiran manusia yang lebih luas dan abstrak—seperti etika, filsafat, atau inovasi teknologi. Manusia, yang diberkati dan dikutuk dengan akal budi, mempunyai spektrum kebijaksanaan yang lebih luas, namun sering kali tidak memiliki kebijaksanaan praktis bawaan yang dimiliki oleh hewan.

Kontras ini mengajak kita untuk mempertimbangkan kembali hakikat kebijaksanaan yang sebenarnya dan mengapresiasi bentuknya di berbagai spesies. Hal ini menantang kita untuk menghargai pengetahuan intuitif dan instingtual yang dimiliki hewan, sekaligus mengakui upaya manusia untuk mencapai kebijaksanaan yang luas, namun terkadang memiliki kelemahan. Pada akhirnya, kutipan ini mendorong kerendahan hati dan rasa hormat terhadap beragam cara mengetahui di alam, mendorong kita untuk merenungkan keterbatasan dan kekuatan yang melekat dalam upaya kita untuk memahami.

Page views
42
Pembaruan
Desember 25, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.