Dinobatkan sebagai yang terbaik dalam suatu hal adalah sesuatu yang istimewa dan indah. Namun jika tidak ada gelar, tidak ada yang dimenangkan.
(Being named among the best at something is special and beautiful. But if there are no titles, nothing is won.)
Kutipan ini menyoroti sifat ganda dari pencapaian—meskipun pengakuan dan gelar dapat melambangkan kesuksesan, pemenuhan sejati sering kali bergantung pada nilai intrinsik dari upaya dan pertumbuhan. Hal ini mengingatkan kita bahwa penghargaan eksternal memang bermakna, namun penghargaan tersebut tidak menentukan nilai kita atau kemenangan sejati dari ketekunan dan perjuangan. Terkadang, perjalanan itu sendiri lebih berharga daripada trofi di akhir, mendorong kita untuk menemukan tujuan lebih dari sekedar kemenangan.