Apakah kita akan kembali dan menjadi pihak tengah yang lembek? Atau apakah kita punya ide yang konservatif dan berprinsip untuk semua isu saat ini, mulai dari ekonomi, kebijakan luar negeri, pertahanan, keamanan, itu pilihannya.
(Do we go back and be the mushy middle party? Or do we have conservative, principled ideas for all the issues of the day, from the economy, from foreign policy, defence, security, that's the choice.)
---Erin O'Toole--- Kutipan ini menyoroti keputusan strategis yang sangat penting bagi sebuah partai politik: apakah akan mengambil sikap sentris, moderat, atau berpegang teguh pada prinsip-prinsip konservatif di seluruh bidang kebijakan penting. Hal ini menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan berbasis nilai dalam mengatasi permasalahan kompleks seperti ekonomi, kebijakan luar negeri, dan keamanan. Menganut posisi ideologis yang jelas dapat memperkuat identitas partai dan menarik pemilih yang sejalan dengan keyakinan tersebut, sementara menghindari kelompok tengah yang kacau mungkin berisiko melemahkan prinsip-prinsip inti. Tantangannya terletak pada menyeimbangkan advokasi yang berprinsip dengan politik pragmatis agar dapat secara efektif melayani kebutuhan bangsa dan menjaga integritas.