Operasi pemerintah federal akan menjadi paling luas dan penting pada saat perang dan bahaya; pemerintah negara bagian, pada saat damai dan aman.
(The operations of the federal government will be most extensive and important in times of war and danger; those of the state governments, in times of peace and security.)
Kutipan dari James Madison ini menyoroti keseimbangan dinamis antara pemerintah federal dan negara bagian, menekankan bagaimana peran mereka berubah tergantung pada konteks nasional dan lokal. Pada saat perang dan bahaya yang mengancam, pemerintah federal mengambil peran sentral, mengoordinasikan upaya antar negara bagian, mengelola pertahanan nasional, dan merespons ancaman eksternal. Pemusatan kekuasaan ini diperlukan untuk melakukan respons terpadu dan efisien terhadap krisis yang mengancam seluruh bangsa. Sebaliknya, pada masa damai dan aman, pentingnya pemerintahan negara menjadi lebih menonjol. Pemerintah daerah mempunyai posisi yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan spesifik masyarakat, menjaga ketertiban umum, dan menjamin kesejahteraan warganya. Pembagian tanggung jawab ini berfungsi sebagai perlindungan terhadap penjangkauan yang berlebihan, dan memastikan bahwa pemerintah pusat tidak membayangi pemerintahan daerah pada masa-masa stabil. Hal ini mencerminkan pemahaman Madison tentang pentingnya struktur pemerintahan yang fleksibel yang beradaptasi dengan keadaan yang ada, menyeimbangkan kekuatan untuk mencegah tirani sekaligus memastikan manajemen krisis yang efisien. Kutipan tersebut juga menggarisbawahi prinsip dasar federalisme Amerika: pembagian kekuasaan tidak statis namun bertahap, menambah otoritas federal dalam keadaan darurat dan kembali ke kendali lokal ketika stabilitas pulih. Perspektif ini tetap relevan saat ini, ketika pemerintah di seluruh dunia sedang memikirkan cara terbaik untuk mengalokasikan kekuasaan selama krisis, baik dalam keadaan darurat kesehatan, krisis ekonomi, atau ancaman keamanan. Menyadari pentingnya kemampuan beradaptasi dan sifat tata kelola yang berlapis dapat menghasilkan sistem politik yang lebih tangguh dan menghormati kedaulatan entitas lokal sambil mempertahankan kerangka nasional yang kuat selama masa-masa penuh gejolak.