Bagaimana orang bisa berubah pikiran tentang kita jika mereka tidak tahu siapa kita?
(How can people change their minds about us if they don't know who we are?)
Kutipan ini menyoroti pentingnya pemahaman dan keakraban dalam membentuk persepsi. Ketika orang lain tidak mengetahui jati diri kita yang sebenarnya, mereka tidak lagi berpegang pada asumsi atau stereotip, sehingga sulit mengubah persepsi di kemudian hari. Komunikasi yang autentik dan transparansi sangat penting untuk membangun kepercayaan dan mewakili diri kita secara akurat. Hanya dengan membiarkan orang lain benar-benar mengenal kita, mereka dapat mengevaluasi kembali pendapat atau bias mereka, sehingga memupuk pemahaman dan hubungan yang bermakna.