Saya tidak bisa tetap berada dalam ekspektasi masyarakat.
(I can't stay within the constructs of societal expectations.)
Kutipan ini menyoroti keinginan mendalam akan kebebasan dan keaslian individu. Hal ini mencerminkan perjuangan bersama untuk menyesuaikan diri dengan norma-norma masyarakat versus mengikuti jalan dan keyakinan sendiri. Hidup dalam ekspektasi yang dipaksakan sering kali terasa membatasi, sehingga menimbulkan kekacauan batin atau kebencian. Merangkul keaslian pribadi sering kali membutuhkan keberanian untuk melepaskan diri dari konstruksi ini, sehingga menumbuhkan kesadaran dan kepuasan diri yang lebih besar. Banyak orang berpendapat bahwa keluar dari batas-batas sosial memungkinkan terjadinya ekspresi dan pertumbuhan yang tulus, meskipun terkadang disertai dengan tantangan sosial. Pada akhirnya, kutipan tersebut menganjurkan untuk memprioritaskan kebenaran pribadi dibandingkan tekanan eksternal, mendorong orang lain untuk mencari identitas unik mereka di luar batasan sosial.