Saya tidak tahu apa-apa tentang keberuntungan. Saya tidak pernah mengandalkan hal itu dan saya takut pada orang yang melakukannya. Keberuntungan bagi saya adalah sesuatu yang lain: kerja keras dan menyadari apa yang merupakan peluang dan apa yang tidak.

Saya tidak tahu apa-apa tentang keberuntungan. Saya tidak pernah mengandalkan hal itu dan saya takut pada orang yang melakukannya. Keberuntungan bagi saya adalah sesuatu yang lain: kerja keras dan menyadari apa yang merupakan peluang dan apa yang tidak.


(I don't know anything about luck. I've never banked on it and I'm afraid of people who do. Luck to me is something else: hard work and realizing what is opportunity and what isn't.)

📖 Lucille Ball

🌍 Amerika  |  👨‍💼 Pelawak

🎂 August 6, 1911  –  ⚰️ April 26, 1989
(0 Ulasan)

Kutipan ini menekankan pentingnya upaya pribadi dan kebijaksanaan dibandingkan mengandalkan keberuntungan. Hal ini menantang keyakinan umum bahwa kesuksesan sebagian besar merupakan masalah kebetulan dan justru mendorong pola pikir yang didasarkan pada ketekunan dan kesadaran. Pembicara menyatakan bahwa keberuntungan sering disalahpahami sebagai sesuatu di luar kendali kita, namun mereka secara pribadi melihatnya terkait dengan kualitas seperti kerja keras dan kemampuan untuk mengenali peluang. Perspektif ini mendorong individu untuk fokus pada tindakan, ketekunan, dan persepsi mereka daripada menunggu keberuntungan. Dengan menilai upaya dibandingkan keberuntungan, menjadi jelas bahwa pencapaian biasanya merupakan hasil kerja yang konsisten dan pemikiran strategis. Pesan tersebut juga mengandung unsur skeptisisme terhadap mereka yang bergantung pada keberuntungan, yang menyiratkan bahwa ketergantungan tersebut mungkin kurang bermartabat atau tidak pantas. Pada akhirnya, perspektif ini memberdayakan masyarakat untuk merasa memiliki perjalanan mereka dan mengembangkan keterampilan yang meningkatkan peluang kesuksesan mereka, dibandingkan hanya secara pasif mengharapkan nasib baik. Pendekatan ini menganjurkan sikap proaktif, melihat peluang sebagai sesuatu yang harus diidentifikasi dan dimanfaatkan melalui kesadaran dan upaya. Dalam arti yang lebih luas, kutipan ini mengingatkan kita bahwa penguasaan atas nasib kita sendiri sering kali berada dalam kendali kita—melalui ketekunan, kearifan, dan tindakan yang disengaja—dan bukan sekedar kebetulan.

Page views
30
Pembaruan
Juli 22, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.