Saya tidak menulis hanya untuk menjadi pintar. Tapi terkadang saya melakukannya. Dan jika Anda tidak memahami bahasanya, maka cara membengkokkannya tidak akan benar-benar diperhatikan. Itu adalah hal lama Anda-harus-melukis-seperti-mereka-sebelum-Anda-bisa-melukis-seperti-Anda.

Saya tidak menulis hanya untuk menjadi pintar. Tapi terkadang saya melakukannya. Dan jika Anda tidak memahami bahasanya, maka cara membengkokkannya tidak akan benar-benar diperhatikan. Itu adalah hal lama Anda-harus-melukis-seperti-mereka-sebelum-Anda-bisa-melukis-seperti-Anda.


(I don't write just to be clever. But sometimes I do. And if you don't have an understanding of the language, then the way in which it's bent doesn't actually register. It's the old you-gotta-paint-like-them-before-you-can-paint-like-you thing.)

πŸ“– Joss Whedon

🌍 Amerika  |  πŸ‘¨β€πŸ’Ό Penulis

πŸŽ‚ June 23, 1964
(0 Ulasan)

Kutipan ini menekankan pentingnya menguasai keterampilan dasar dan memahami suatu kerajinan secara mendalam sebelum berinovasi atau menempa jalan Anda sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa menghargai nuansa dan struktur dalam suatu disiplin ilmu, seperti bahasa atau seni, memungkinkan orisinalitas sejati. Analogi lukisan menyoroti bagaimana seniman yang meniru membangun keterampilan yang diperlukan untuk ekspresi diri yang otentik di kemudian hari. Pada akhirnya, hal ini mendorong kesabaran dan pembelajaran yang tekun sebagai landasan bagi kebebasan berkreasi, yang merefleksikan gagasan bahwa orisinalitas sejati sering kali berasal dari pemahaman yang kuat terhadap teknik tradisional.

Page views
0
Pembaruan
Januari 17, 2026

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.