Saya iri pada umat Hindu dan Budha yang dalam agamanya mempunyai filosofi dan pemujaan nenek moyang yang membangun kesinambungan dalam diri umat beriman dengan masa lalu, dan unsur terpenting dalam pembangunan suatu bangsa adalah ingatan.

Saya iri pada umat Hindu dan Budha yang dalam agamanya mempunyai filosofi dan pemujaan nenek moyang yang membangun kesinambungan dalam diri umat beriman dengan masa lalu, dan unsur terpenting dalam pembangunan suatu bangsa adalah ingatan.


(I envy those Hindus and Buddhists who have in their religion philosophy and ancestor worship which build in the believer a continuity with the past, and that most important ingredient in the building of a nation - memory.)

πŸ“– F. Sionil Jose

 |  πŸ‘¨β€πŸ’Ό Penulis

πŸŽ‚ December 3, 1924
(0 Ulasan)

Kutipan ini menyoroti pentingnya praktik budaya dan spiritual yang menumbuhkan rasa kesinambungan sejarah. Dengan menghormati leluhur dan menanamkan ajaran filosofis, masyarakat mengembangkan memori kolektif yang memperkuat identitas dan persatuan mereka. Tradisi-tradisi tersebut berfungsi sebagai jangkar, membimbing generasi masa depan sekaligus melestarikan nilai-nilai penting dan sejarah. Di dunia yang semakin terglobalisasi, menjaga hubungan dengan masa lalu dapat memupuk ketahanan dan pemahaman yang lebih dalam tentang asal usul seseorang. Menyadari praktik-praktik ini menggarisbawahi pentingnya memori dalam pembangunan bangsa dan identitas individu, mengingatkan kita bahwa sejarah, tradisi, dan nilai-nilai bersama adalah landasan penting bagi masyarakat yang kohesif.

Page views
0
Pembaruan
Desember 28, 2025

Rate the Quote

Tambah Komentar & Ulasan

Ulasan Pengguna

Berdasarkan 0 ulasan
5 Bintang
0
4 Bintang
0
3 Bintang
0
2 Bintang
0
1 Bintang
0
Tambah Komentar & Ulasan
Kami tidak akan pernah membagikan email Anda dengan orang lain.