Saya telah membuat kue, saya telah melibatkan diri dalam proses memanggang, tetapi tidak ada seorang pun yang mau memakan makanan yang dipanggang tersebut.
(I have baked, I have involved myself in the baking process, but no one has wanted to eat said baked goods.)
Kutipan ini secara lucu menggambarkan rasa frustrasi dalam menginvestasikan upaya pada sesuatu, hanya untuk menyadari bahwa hasilnya tidak dihargai atau dihargai oleh orang lain. Hal ini menyoroti pengalaman umum manusia: kepuasan atas ciptaan terkadang tidak dapat dipisahkan dari pengakuan atau penerimaan yang diterimanya. Metafora membuat kue menekankan pengasuhan dan sentuhan pribadi yang terlibat dalam proyek atau minat, namun juga menggarisbawahi perasaan kecewa atau kesepian ketika orang lain tidak mengakui upaya kita. Ini berfungsi sebagai pengingat bahwa imbalan emosional tidak selalu sejalan dengan validasi eksternal, yang mendorong kita untuk menemukan kepuasan terlepas dari reaksi orang lain.