Saya tidak melakukan apa pun yang saya sesali; Saya tidak hidup untuk penyesalan. Saya bukan orang yang jahat, jadi saya tidak seenaknya berbuat jahat kepada orang lain.
(I haven't done anything I regret; I don't live for regrets. I'm not a mean person, so I don't go around doing evil things to people.)
Kutipan ini mencerminkan pola pikir yang berfokus pada integritas dan akuntabilitas pribadi. Pembicara menekankan bahwa mereka menjalani kehidupan yang terhormat, menghindari tindakan yang akan mereka sesali dan menahan diri dari perilaku jahat. Sikap seperti itu memupuk kedamaian batin dan kepercayaan pada diri sendiri, menyoroti pentingnya hidup secara otentik dan dengan kebaikan. Ini berfungsi sebagai pengingat bahwa menghindari bahaya dan bertindak secara etis berkontribusi pada kehidupan yang lebih memuaskan dan bebas dari rasa bersalah. Menganut prinsip-prinsip ini dapat menginspirasi orang lain untuk menerapkan nilai-nilai serupa, yang pada akhirnya menciptakan komunitas yang lebih berbelas kasih.