Saya hanya menyukai permainannya, saya selalu memainkannya, tidak pernah menontonnya. Jadi saya tidak tahu banyak tentang generasi tua, tapi saya tahu Vieira adalah pemain yang sangat bagus. Tapi saya tidak tahu detailnya.
(I just loved the game, I was always playing it, never watching. So I don't know too much about the older generations, but I know Vieira was a very good player. But I don't know the details.)
Kutipan ini menyoroti hasrat tulus untuk memainkan game itu sendiri, menekankan pengalaman langsung dibandingkan pengetahuan observasi. Pembicara mengakui kurangnya pemahaman sejarah yang rinci tentang generasi sebelumnya, namun tetap menghormati dan mengakui bakat pemain terkenal seperti Vieira. Hal ini mencerminkan perspektif yang berakar pada keterlibatan pribadi, lebih menghargai partisipasi langsung dan kekaguman subjektif daripada pengetahuan sejarah yang luas. Sentimen seperti ini biasa terjadi di kalangan atlet atau penggemar yang mengutamakan kegembiraan bermain dibandingkan pengetahuan ilmiah tentang sejarah olahraga tersebut.