Saya suka mengemudi dengan lutut. Jika tidak, bagaimana saya bisa memakai lipstik dan berbicara di telepon?
(I like to drive with my knees. Otherwise, how can I put on my lipstick and talk on the phone?)
Kutipan ini dengan lucu menyoroti cara orang melakukan banyak tugas dan terkadang sembrono dalam mengelola banyak aktivitas secara bersamaan. Hal ini mengingatkan kita pada kecenderungan manusia untuk membengkokkan keselamatan atau aturan konvensional demi kemudahan dan kenyamanan pribadi. Meskipun dimaksudkan untuk bersenang-senang, hal ini juga menggarisbawahi pentingnya memperhatikan keselamatan, terutama saat melakukan aktivitas seperti mengemudi. Skenario yang berlebihan ini mengundang kita untuk merenungkan sejauh mana kita bisa menghemat waktu atau membuat rutinitas kita lebih efisien, sering kali dengan mengorbankan keselamatan atau kepraktisan.