Maksudku, inilah bukunya dan aku sangat membencinya dan aku tidak bisa membayangkan betapa baiknya seorang anak Yahudi sepertiku, bagaimana aku bisa terlibat dalam perdagangan yang mengerikan ini.
(I mean to say, this is the book and I really loathe it and I can't imagine what a nice Jewish boy like me ever, how I ever got into this dreadful trade.)
Kutipan ini mengungkapkan benturan pribadi antara hasrat dan keadaan. Pembicara tampak terjebak dalam profesi yang mereka benci, mengungkapkan rasa jijik yang mendalam dan mempertanyakan pilihan mereka sendiri. Perasaan menyesal dan kecewa seperti itu bergema secara universal, menyoroti kecenderungan manusia untuk bergulat dengan ketidakpuasan meskipun ada harapan dari masyarakat atau keluarga. Hal ini menggarisbawahi pentingnya tetap setia pada hasrat seseorang dan konflik internal yang dapat muncul ketika kenyataan yang ada tidak sejalan dengan keinginan pribadi.