Saya pikir saya perlu sedikit istirahat. Aku punya anak berumur dua tahun. Saya akan menjadi bagian dari The Leisure Class untuk sementara waktu.
(I think I need a little break. I've got a two-year old. I'll be part of The Leisure Class for a while.)
Kutipan ini menangkap momen jujur dalam mengakui perlunya mengambil langkah mundur dari kesibukan sehari-hari, terutama ketika seseorang sedang menjalani fase menuntut dalam membesarkan anak kecil. Menjadi orang tua, khususnya selama masa balita, bisa sangat bermanfaat sekaligus melelahkan. Ungkapan "butuh sedikit istirahat" menyoroti kebenaran universal tentang perawatan diri dan pentingnya memberikan rahmat pada diri sendiri di tengah kekacauan hidup. Penyebutan menjadi bagian dari "The Leisure Class" dapat diartikan sebagai anggukan lucu atas kerinduan akan waktu luang dan momen tenang yang seringkali terasa sulit dipahami oleh orang tua. Hal ini menggarisbawahi persepsi masyarakat bahwa waktu luang adalah sebuah kemewahan atau hak istimewa yang langka, namun pada kenyataannya, waktu luang sangat penting untuk kesejahteraan mental dan emosional. Meluangkan waktu untuk diri sendiri sangatlah penting, tidak hanya untuk kesehatan pribadi, namun juga agar lebih siap dalam merawat orang lain. Hal ini menggemakan gagasan bahwa kepedulian terhadap batasan dan waktu senggang tidak boleh dipandang sebagai hal yang memanjakan tetapi perlu, terutama dalam kehidupan modern di mana keseimbangan tanggung jawab bisa menjadi hal yang sangat berat. Kutipan tersebut juga mengandung nada ringan, yang menunjukkan bahwa meskipun memiliki tanggung jawab, ada humor dan keakraban dalam menikmati momen senggang, betapapun singkatnya. Hal ini mengingatkan kita bahwa keseimbangan hidup antara tanggung jawab dan jeda pemulihan, dan menerapkan keseimbangan ini sangat penting untuk kesejahteraan dan kebahagiaan yang berkelanjutan.
---Lauren Ambrose---